Skip to main content

Tips Budidaya Ikan Cupang di Rumah untuk Pemula

Tips Budidaya Ikan Cupang di Rumah untuk Pemula

Tips Budidaya Ikan Cupang di Rumah untuk Pemula - Ikan cupang adalah bintang untuk beberapa pecinta ikan hias. Sisik ikan yang penuh warna ini jadi daya magnetnya tersendiri. Ditambahkan lagi, langkah ternak dan budidaya ikan cupang untuk pemula disebutkan tidak demikian susah.

Cukup dengan akuarium kecil, baskom, bahkan juga gelas Anda bisa beternak ikan yang banyak dijumpai di perairan air tawar daerah Asia Tenggara satu ini.

Umumnya fans ikan cupang mengenali beberapa nama ikan ini dengan panggilan yang cantik. Di antaranya bulan sepotong, serit, laga, cagak, dan ada banyak lagi. Umumnya, penamaan ikan cupang itu dipastikan berdasar wujud atau ciri-ciri di badannya.

Sebagai contoh, ikan cupang bulan sepotong atau terkenal disebutkan half moon mempunyai sirip yang membuat 1/2 lingkaran, saat itu serit mempunyai sirip yang bergerigi runcing seperti sisir.

Ukuran ikan cupang umumnya enam sampai delapan cm dan rerata dapat hidup sepanjang dua tahun.

Langkah membandingkan ikan cupang jantan dan betina cukup mudah. Ikan cupang jantan mempunyai ciri-ciri sirip yang condong panjang, sedang ikan cupang betina mempunyai ekor yang lebih pendek dari ikan sejenis kelamin jantan.

Budidaya Ikan Cupang di Rumah

Berikut langkah ternak dan budidaya ikan cupang untuk Anda yang baru ingin coba memiara hewan yang populer agresif jaga daerah teritorialnnya ini.

1. Kenali tipe ikan cupang

Ikan cupang dipisah jadi dua tipe berdasar kacamata beberapa pecintanya, yaitu ikan cupang hias dan ikan cupang pengaduan. Berikut ciri-ciri ke-2 nya:

Ikan cupang hias

  1. Wujud sirip dan ekor menjuntai panjang.
  2. Warna badan jelas, tidak kusam. Mempunyai variasi warna yang memikat dan menarik.
  3. Pergerakannya tenang. Jika menyaksikan ikan cupang lain atau sedang bercumbu dengan betina, ekornya akan megar prima dan memperlihatkan wujud ciri khas.
  4. Ikan cupang hias kerap diperlombakan dalam soal keelokan warna. Beberapa jenis ikan cupang itu ibarat, serit (crown tail), bulan setengah (halfmoon), laga (plakat), cagak (double tail) dan belakangan ini tipe giant.

Ikan cupang pengaduan

  1. Lebar dan tinggi ikan dimulai dari leher sampai ekor nampak mempunyai besar dan ketebalan yang sama, tetapi pada ujung ekor umumnya memiliki bentuk menjadi kecil.
  2. Pergerakannya agresif.
  3. Saat menyaksikan ikan cupang lain, sirip-siripnya megar penuh.
  4. Bibir terlihat tebal dan kokoh. Umumnya mulut ikan cupang beradu tertutup rapat, tidak menganga. Bila disaksikan pada bibir sisi bawah ada bercak-bercak dan itu mencirikan giginya yang runcing.

Cupang beradu umumnya berawal dari spesies Betta Splendens, Betta Imbellis, Betta M macam silangannya dan ahachai. Perlombaan beradu cupang sering diadakan di Asia Tenggara, walau sebenarnya itu sesungguhnya ialah hal illegal.

Karenanya sesungguhnya beradu ikan cupang jangan dilaksanakan, karena dalam pertemuan hewan internasional yang dilaksanakan pecinta hewan disebut jika hewan punyai hak untuk hidup.

Bila cupang beradu sendiri dipandang bukan jadi permasalahan, tetapi bila direkam bisa saja mengambil hak asasi hewan untuk hidup.

2. Tentukan indukan ikan cupang berkualitas

Sesudah ketahui tipe ikan cupang, cara langkah ternak dan budidaya ikan cupang untuk pemula setelah itu pilih indukan ikan cupang yang berkualitas.

Ini harus dilaksanakan supaya anak ikan cupang yang keluar berkualitas. Indukan ikan cupang yang baik umumnya berawal dari turunan ungu dengan keadaan badan yang sehat.

Di samping itu bebas penyakit dan tidak ada cacat bawaan dalam tubuh ikan cupang, misalkan ada sirip yang tinggi sebelah. Berikut beberapa ciri indukan ikan cupang yang siap kawin:

Ikan cupang jantan

  1. Minimal telah berusia 4-8 bulan
  2. Wujud tubuhnya panjang
  3. Siripnya panjang dan warna pada sirip jelas
  4. Pergerakannya gesit dan berkesan agresif

Ikan cupang betina

  1. Minimal telah berusia 3-4 bulan
  2. Wujud tubuh membulat dan sisi perut sedikit buncit
  3. Siripnya pendek dan warna sisik kusam tidak menarik
  4. Pergerakannya lamban

Kalau sudah mendapati dua ciri-ciri indukan baik betina atau jantan cara setelah itu mempersiapkan tempat pemijahan atau pengembang biakan di antara sang jantan dengan sang betina.

3. Pemijahan Ikan Cupang

Pemijahan ialah proses pembuahan telur oleh sperma si ikan jantan. Anda tak perlu ribet untuk mempersiapkan pemijahan si betina dan jantan.

Minimal cuman perlu tiga media, yaitu satu tempat untuk jantan, satu tempat untuk betina, dan satu tempat untuk kawin mereka.

Sang jantan dan betina tidak dapat langsung berjumpa lalu memadu kasih. Mereka harus lakukan proses pendekatan. Itu penyebabnya diperlukan tiga tempat.

Pertama masukan jantan dan betina ke tempat setiap, dapat dalam gelas, toples kecil, atau baskom. Isi sama air tawar, lebih bagus pakai air sungai.

Sesudah mereka masuk pada tempat setiap, pertemukan mereka berdua dengan dekatkan tempat bening dan saksikan reaksi mereka. Sambil menanti mereka, Anda dapat menghiasi akan tempat kawin si jantan dan betina dengan menambahkan batu-batuan dan beberapa tumbuhan air.

Seterusnya turuti cara berikut ini:

  1. Masukan indukan jantan yang sudah siap kawin ditambah dulu. Diamkan ia ada sehari dalam tempat itu. Si jantan akan keluarkan gelembung yang nanti bermanfaat membuat perlindungan telur-telurnya.
  2. Bila si jantan sudah keluarkan gelembung, masukan indukan betina. Waktu pemijahan yang bagus pada ikan cupang umumnya sore hari dan pagi.
  3. Seterusnya tutup tempat perkawinan itu, karena indukan ikan cupang ialah hewan yang tidak senang privasinya diganggu.
  4. Sesudah perkawinan dan pembuahan usai telur-telur akan terkapar di landasan akuarium. Selekasnya mengeluarkan si betina karena ia miliki kebiasaan aneh mengonsumsi telurnya sendiri.
  5. Nanti si jantan yang bisa menjadi perlindungan telur-telur itu dengan gelembung-gelembung-gelembung yang telah ia buat.
  6. Sesudah lebih kurang sehari, telur-telur itu bisa menjadi burayak. Burayak tetap tidak perlu dikasih makan sepanjang 3 hari, karena gizi dari telur masihlah ada tersisa.
  7. Baru sesudah 3 hari Anda dapat memberi mereka makan berbentuk kutu air. Pemberian makan tidak boleh melewati jumlah burayak yang ada, karena bila kebanyakan karena itu membuat air kotor dan burayak justru mati.
  8. Seterusnya, pisah indukan jantan dari beberapa burayak sesudah dua minggu. Selanjutnya pisah beberapa burayak itu ke tempat lain.
  9. Sesudah 1 setengah bulan umumnya beberapa burayak telah berkembang prima dan dapat diperbedakan tipe kelaminnya.

Itu langkah ternak dan budidaya ikan cupang untuk pemula. Umumnya ikan cupang akan keluarkan 100 telur dalam sekali pembuahan. Tetapi dari 100 telur itu umumnya cuman 30-50 yang sukses hidup.

Saat ikan cupang telah dikawinkan, ikan betina jangan kawin kembali, tetapi ikan cupang jantan bisa sampai 8 kali kembali tetapi perlu jeda saat yang tepat. Jaraknya 2-3 minggu dari perkawinan sebelumnya. Selamat coba.